Rabu, 03 Februari 2016

Manfaat Daun Sukun Untuk Ginjal, Diabetes, Jantung Dan Cara Mengolahnya

Keberadaan obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit semakin banyak dicari. Manfaat daun sukun untuk mengobati ginjal, diabetes serta jantung bisa menjadi alternatif penyembuhan gangguan kesehatan tanpa biaya mahal. Cara mengolah daun sukun menjadi ramuan alami berbeda-beda tergantung jenis gangguan yang diderita seseorang.
Jangan sampai salah mengolahnya karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan anda.


khasiat daun tanaman sukun
Manfaat daun sukun sebagai obat herbal berbagai penyakit

Selain buahnya bisa dikonsumsi sebagai camilan keripik, pohon sukun juga menyimpan sejuta manfaat pada daun nya. Umumya, obat herbal berbahan dasar dedaunan diolah dengan direbus lalu diminum airnya atau menjemur daun sampai kering. Kemudian langsung diminum atau ditambahkan bahan-bahan herbal lainnya.

Apa Saja Kandungan Daun Sukun Yang Berguna Bagi Kesehatan?
Khasiat daun sukun untuk mengobati penyakit berbahaya seperti ginjal, asam urat sampai diabetes bisa dilihat dari kandungan di dalamnya. Beberapa zat alami seperti asam hidrosinat, tanin, riboflavin, asetilcolin bermanfaat untuk melawan sumber penyakit berbahaya.

Baru-baru ini sebuah penelitian modern dilakukan seorang peneliti asal Cina, hasil riset menemukan fakta jika fungsi daun sukun sangat berguna bagi proses penyembuhan penyakit kardiovaskular.


Manfaat Daun Sukun Untuk Obat Herbal Berbagai Penyakit

  1. Berguna untuk mengobati asam urat
    Pilih daun segar yang tidak berlubang, mulus dan bersihkan menggunakan kain jika permukaannya kotor. Cuci daun tersebut kemudian potong-potong lalu keringkan dengan cara dijemur atau diangin-anginkan. Manfaat daun sukun kering ini bisa menyembuhkan penyakit asam urat caranya siapkan 15 gram daun kering, satu genggam daun greges otot (bibitungan), madu atau gula batu secukupnya serta 1 gelas air mendidih.

    Ramuan herbal untuk menyembuhkan asam urat

    Cara membuat obat herbal asam urat : seduh daun sukun bersama daun greges otot lalu saring airnya. Setelah dingin, tambahkan madu alami atau gula batu sebagai pemanis ramuan. Minum obat herbal daun sukun ini secara teratur dua kali sehari selama sepuluh hari.
  2. Manfaat daun sukun untuk ginjal
    Meminum rebusan daun secara teratur dibarengi doa kepada yang maha kuasa bisa menjadi obat herbal untuk menyembuhkan sakit ginjal. Kuncinya adalah disiplin dalam mengkonsumsi ramuan herbal daun sukun setiap hari. Jangan lupa untuk memilih daun terbaik yaitu segar, tidak berlubang, bersih dari kotoran.
  3. Khasiat daun sukun untuk jantung
    Apabila anda menginginkan tubuh fit serta mampu bekerja secara maksimal, jagalah kesehatan jantung mulai dari sekarang. Namun jika anda sedang menderita sakit jantung, cobalah obat herbal berbahan dasar daun sukun. Pilih daun yang sudah tua serta masih menempel di pohonnya. Bersihkan memakai air mengalir lalu jemur hingga kering.

    merebus daun sukun menjadi teh herbal
    Ilustrasi teh herbal dari air rebusan daun sukun

    Cara mengolahnya : rebus bersama lima gelas air mendidih sampai airnya tinggal separuh. Tambahkan air lagi hingga mencapai volume lima gelas. Manfaat Air rebusan daun sukun ini hanya bertahan satu hari jadi harus dihabiskan hari itu juga dengan kata lain tidak bisa disimpan untuk besok.
  4. Manfaat daun sukun untuk diabetes
    Sediakan tiga lembar daun berwarna hijau tua, usahakan yang masih menempel di dahan pohon. Bersihkan di air mengalir, rajang kemudian jemur sampai kering. Siapkan juga wadah lalu isi air bersih dua liter. Usahakan wadah tersebut terbuat dari gerabah tanah liat, tapi jika tidak ada bisa menggunakan panci stainless steel. Rebus daun sukun kering tadi dalam wadah yang sudah disiapkan.

    Tunggu hingga airnya tinggal separuh. Selanjutnya tambahkan air bersih satu liter dan rebus lagi sampai separuh. Dinginkan, minum secara teratur setiap hari untuk mengobati diabetes serta menurunkan kadar kolesterol darah.
  5. Khasiat daun sukun untuk penyakit lever
    Cara mengolahnya : ambil daun yang sudah tua kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu, rebus dengan air secukupnya sampai berwarna merah tua. Tunggu hingga dingin, minum air rebusan daun sukun dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari sebanyak satu gelas sekali minum.

Cara Mengolah Daun Sukun Untuk Obat Tradisional

Agar khasiat serta manfaat yang terkandung dalam daun herbal ini bisa diserap maksimal oleh tubuh dan untuk menghindari terjadinya efek samping keracunan yang berbahaya bagi kesehatan, berikut cara yang benar mengolah daun sukun mulai dari proses pemilihan bahan, penjemuran sampai proses perebusan.
manfaat daun sukun kering bagi kesehatan
Gambar daun sukun kering yang kaya manfaat serta khasiat obat

  • Usahakan memilih daun yang sudah tua atau akan lebih baik daun yang warnanya kuning.
  • Hindari mengambil daun yang sudah jatuh ke tanah, jadi agar khasiat daun sukun bisa maksimal sebaiknya langsung memetik dari pohonnya.
  • Jika olahan herbal memakai daun yang masih segar, hindari mengolah daun yang cacat (banyak lubang, kotor, warna tidak merata). Biasakan mencuci dengan air mengalir sebelum mengolah daun sukun.
  • Jika olahan herbal menggunakan daun kering, jemur dibawah sinar matahari sampai mereka benar-benar kering.
  • Cara merebus daun sukun yang benar hendaknya selalu memakai gerabah tanah liat atau paling tidak panci stainless steel. Hindari memakai panci aluminium karena zat pada daun bisa menimbulkan reaksi yang beresiko membahayakan kesehatan.
Baca Selengkapnya →Manfaat Daun Sukun Untuk Ginjal, Diabetes, Jantung Dan Cara Mengolahnya

Inilah Akibat Jika Bumi Kehilangan Bulan 2

Menurut astronom, Bulan pun terancam tumbukan asteroid yang bisa membuatnya hancur. Namun bagaimana jika kita sendiri yang ternyata ingin menghancurkan Bulan ? Entah karena alasan apa, mungkin dimasa depan boleh jadi ini jadi kenyataan.
Untuk menghancurkan Bulan, kita setidaknya membutuhkan TNT sebanyak 30 triliun megaton. Jumlah peledak yang sangat mengerikan bukan.
Namun bahkan dengan jumlah TNT sebanyak itu, Bulan tetap tidak akan hancur dalam kepingan-kepingan super kecil. Bongkahan besar dari sisa ledakan tetap akan berkumpul di sekitaran 'wilayah' bulan karena gaya Gravitasinya.
Lalu apa yang terjadi jika Kita atau bahkan serangan dari Asteroid mampu benar-benar meluruhkan Bulan ?

1. Bumi jadi Saturnus


Yaap, jika bulan berhasil dihancurkan sampai pada kepingan yang cukup kecil. Maka serpihan-serpihan nya akan tertarik oleh Gravitasi Bumi dan Rotasi Bumi akan membuat serpihan Bulan membentuk Ring/Cincin seperti Cincin Saturnus.

2. Bumi Rentan Serangan

Setiap harinya meteor dan asteroid berkeliaran disekitar Bumi dan Bulan. Dan sejak dahulu kala Bulan telah melindungi kita dari serangan Asteroid. Asteroid besar dan kecil yang bisa saja mengerah ke Bumi tertahan dan membentur Bulan, karenanya seperti kita ketahui bahwa di Bulan begitu banyak kawah-kawah akibat tumbukan benda angkasa.

3. Lautan terganggu

Sejak dulu Gravitasi Bulan membantu Bumi membentuk 'kehidupan' nya sendiri. Salah satunya Lautan dan Kutub. Berkat Bulan kutub utara dan selatan perlahan terbentuk dan membantu menyeimbangkan Suhu Bumi.
Berkat Bulan juga Lautan Berombak. Ombak ini sangat vital bagi kehidupan didasar laut. Ombak yang membentuk Arus di laut akan membawa sumber makanan dan benih-benih mahluk hidup dasar Laut.
Jika ini terganggu, maka kehidupan mahluk didarat tinggal menunggu hitungan hari saja.

4. Orbit dan Rotasi Kacau

Bulan sendiri bertindak sebagai penyeimbang gerakan orbit dan Rotasi Bumi. Orbit Bumi mengitari matahari akan terganggu dan menjadi tidak stabil, efeknya bisa saja kita terpelanting jauh dari matahari atau jatuh ke matahari. Lalu Rotasi, bersiaplah mengalami pergantian Siang-malam yang kacau dan juga berakibat pada perubahan suhu yang ekstrim.

by: http://teknosains.com/i/apa-yang-terjadi-jika-kita-meledakkan-bulan
Baca Selengkapnya → Inilah Akibat Jika Bumi Kehilangan Bulan 2

Inilah Akibat Jika Bumi Kehilangan Bulan 1

http://astronesia.blogspot.com/

Astronesia-Apa yang akan terjadi dengan Bumi jika Bulan hancur? "Aku tak tahu," hehehe.... Jika Bulan hilang, tentu manusia tak dapat menyaksikan lagi bulan sabit, purnama, ataupun gerhana serta pasang surut air laut akan sangat terganggu..

Hal pertama yang terlintas di benak saya adalah itu tergantung dari cara penghancuran Bulan.Contohnya jika Bulan hancur tapi meninggalkan puing yang besar seperti Death Star dan puing itu masih melayang dalam sebuah kelompok di orbit yang sama,kemungkinan mereka akan memiliki gravitasi yang sama seperti Bulan utuh dan tidak banyak mengubah Bumi.

Kita tidak akan melihat lagi bulan pada malam hari, tapi melihat puing-puing yang berkilau yang mungkin membuat malam lebih cerah dari Bulan purnama karena banyaknya puing kecil yang memantulkan cahaya Matahari.Akan tetapi,beberapa astronom akan sangat membenci peristiwa tersebut karena puing-puing itu akan mengganggu pengamatan berbasis darat.

Namun, jika Bulan sama sekali hilang, efek gravitasinya pun akan hilang.

Jika gravitasi akibat Bulan tak ada, pasang akibat Bulan pun akan hilang. Fenomena pasang surut air laut masih akan terjadi, tetapi akan lebih disebabkan oleh Matahari dan akan terjadi pada siang hari dan menghasilkan gelombang yang tinggi.
 

Dampak lainnya adalah terjadinya gempa Bumi dan gunung berapi akan meningkatkan aktivitas vulkaniknya.Dampak yang perlu diwaspadai dalam jangka panjang adalah terkait perubahan poros rotasi Bumi. Diketahui, poros rotasi Bumi terus berubah, membuat Bumi berputar seperti gasing, kadang miring ke kiri dan ke kanan. Bumi tidak tegak lurus.

Salah satu yang memengaruhi poros rotasi Bumi adalah Bulan. Saat ini, perubahan poros rotasi Bumi berlangsung sangat lambat. Bila Bulan tak ada, perubahan poros rotasi Bumi akan berlangsung lebih cepat.

Tanpa Bulan, "goyangan" poros Bumi yang kini hanya berkisar 22-25 derajat akan berubah ekstrem menjadi berkisar antara 0 -85 derajat celsius. Ini akan memicu perubahan iklim cepat, membuat Bumi menjadi lebih tak stabil dan tak layak huni.

Untunglah, efek tiadanya Bulan tak berlangsung tiba-tiba, perlu jutaan tahun. Namun, jika itu benar terjadi, kehidupan hewan akan terganggu dan boleh jadi akan mengganggu kehidupan manusia.

Namun pada kenyataan saat ini,Bulan secara perlahan menjauhi Bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm/tahun.Bulan. . . . . . jangan tinggalkan kami :(

by: http://astronesia.blogspot.co.id/2013/09/inilah-akibat-jika-bumi-kehilangan-bulan.html
Baca Selengkapnya →Inilah Akibat Jika Bumi Kehilangan Bulan 1

Fenomena yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

Seperti yang kita semua tahu, bumi berputar pada porosnya, sehingga kita mengalami siang dan malam. Lalu apa yang akan terjadi jika bumi tiba-tiba berhenti berputar? Ingat, hal ini tidak akan mungkin terjadi. Bumi hanya akan melambat dan melambat dan kemudian berhenti pada beberapa milyar tahun kedepan, jadi jangan khawatir...




Kekacauan Navigasi Pesawat




Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya.
Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. Akibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.



Pertambahan durasi hari
Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.
 
Bumi Akan Berbentuk Bola yang Nyaris Sempurna




Sekilas mungkin akan ini adalah hal yang kecil dibandingkan dengan bencana lain, tetapi bumi akan menjadi bola hampir sempurna. Bumi saat ini berputar pada porosnya, menyelesaikan satu putaran kira-kira setiap 24 jam. Kecepatan rotasi ini menyebabkan bumi menonjol keluar di sekitar khatulistiwa, mengubah bentuk planet kita menjadi oblate spheroid (bola gepeng). Jika bumi tidak berotasi, gravitasi akan mampu membentuk Bumi menjadi bola yang hampir sempurna. Hal ini kesannya baik dan tidak berbahaya, Tapi sebenarnya ini menimbulkan masalah besar. Karena tonjolan bumi di tengah, lautan mengulur di khatulistiwa sejauh 8 km. Jika bumi berubah bentuk menjadi bola, lautan di dunia akan ter redistribusikan, membanjiri banyak wilayah di planet ini dengan volume besar air. Kita akan berakhir dengan sebuah benua tunggal di sekitar pertengahan planet ini, dengan lautan mengelilingi kutub utara dan kutub selatan.



 
Banjir dan Kekeringan
Kalau rotasi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.
 
Naiknya Tekanan Udara




Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.



 
Terganggunya Kehidupan Flora & Fauna




Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan atau kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.
 
Aktivitas Geologi Bertambah Ekstrim
Gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda



 
Bumi Takkan Terlindungi dari Radiasi-Radiasi yang Berbahaya bagi Kehidupan




Jika Bumi berhenti berputar, tidak akan ada lagi medan magnet bumi, karena rotasi bumilah yang memutar inti logam cair bumi dan menghasilkan medan magnet. Akibatnya, tidak akan ada lagi Aurora dan sabuk radiasi Van Allen yang melindungi kita dari sinar kosmik dan partikel berenergi tinggi lainnya, akan lenyap. Hal seperti ini akan menghancurkan Kehidupan di planet Bumi secara signifikan.



 
1 Hari = 13 Hari Normal
Setelah melewati masa 4 tahun, 1 hari menjadi sama dengan 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total.
 
Munculnya Benua Baru
Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering



Cuaca Menjadi Sangat Ekstrim.
Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berlangsung berminggu-minggu lamanya.

Hancurnya Populasi Manusia




Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.
 
Sehari Akan Berlangsung Selama 365 Hari
Masalah berikutnya adalah siang dan malam tidak akan sama lagi. Saat Bumi berputar pada porosnya, Matahari kembali ke posisi yang sama setiap 24 jam. Tetapi jika Bumi berhenti berputar, maka akan butuh waktu 365 hari bagi Matahari untuk 'bergerak di langit' dan kembali ke posisi yang sama. Tidak hanya itu, arah gerak matahari dilangit tidak lagi dari timur ke barat, tetapi dari barat ke timur. Setengah dari Bumi akan terpanggang sinarnya selama setengah tahun, disaat belahan bumi yang lain berada dalam kegelapan. Bumi akan sangat panas di sisi terangnya dan sangat dingin di sisi gelap. Peristiwa semacam ini jelas akan menghancurkan tumbuhan dan hewan. Dan di kutub-kutub bumi, hanya akan mengalami malam selama seminggu penuh dan kemudian siang juga selama seminggu penuh, demikian seterusnya. 
 
Syukurnya, hingga saat ini bumi masih sedikit bersahabat kepada kita walaupun kita telah membuat kerusakan di sekelilingnya. Tapi simulasi ini memberitahukan bahwa rotasi bumi bukan hanya untuk siang dan malam saja, tapi ternyata sangat banyak kontribusinya untuk berlangsungnya kehidupan di planet ini.


by: http://keepo.me/berita-nyeleneh-channel/8-fenomena-yang-akan-terjadi-jika-bumi-berhenti-berputar 
& http://www.apakabardunia.com/2014/06/hal-hal-yang-terjadi-jika-bumi-berhenti.html
Baca Selengkapnya →Fenomena yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

Berbagai Dampak Perubahan Iklim Bagi Kehidupan

Perubahan iklim diartikan sebagai perubahan dalam jangka panjang dalam hal cuaca dalam peridode waktu tertentu, umumnya antara puluhan hingga ratusan tahun. Perubahan iklim merupakan sebuah bencana besar dan malapetaka bagi umat manusia, hal ini dikarenakan dampak perubahan iklim bagi kehidupan manusia sangat merugikan sekali. Dan inilah pembahasan singkat mengenai berbagai macam dampak perubahan iklim bagi kehidupan dimuka bumi.

  • Sarana Prasarana Menjadi Rusak
Perubahan iklim menyebakan terjadinya cuaca ekstrim yang menyebakan terjadinya bencana. Jika sudah terjadi bencana seperti tanah longsor, badai angin topan dan banjir misalnya, maka sudah bisa dipastikan akan ada banyak sarana prasarana dan infrastruktur yang rusak. Ini merupakan sebuah kerugian yang besar akibat dari terjadinya perubahan iklim dibumi ini.
 
  • Merebaknya Wabah Penyakit
Salah satu dampak perubahan iklim bagi kehidupan dimuka bumi adalah merebaknya wabah-wabah penyakit khususnya untuk penyakit-penyakit pernapasan. Hal ini dikarenakan perubahan iklim menyebabkan polusi dan pencemaran udara yang akhirnya menurunkan fungsi dari paru-paru. Tentunya ini sangat merugikan bagi kehidupan kita didunia ini.
  • Kekeringan dan Kekurangan Sumber Air
Perubahan iklim serta global warming berdampak kepada terjadinya kekeringan dihampir seluruh wilayah Indonesia. Bencana kekeringan diperparah dengan penyedotan secara besar-besaran sumber air yang ada karena kebutuhan manusia yang tinggi akan air. Jika hal ini tidak segera diatasi maka fenomena kekeringan dan kekurangan air akan semakin parah.
  • Bencana Alam
Dampak perubahan iklim yang mungkin sering kita lihat adalah bencana alam seperti meningkatnya kejadian atau intensitas terjadinya badai, hal ini bukan hanya merusaka infrastruktur yang ada tetapi juga memakan korban jika. Perubahan iklim juga mengakibatkan cuaca ekstrim dan turun hujan deras sehingga seringkali terjadi banjir misalnya di Jakarta.
  • Harga Pangan Semakin Meningkat
Hal yang dikhawatirkan dari perubahan iklim adalah meningkatnya harga jual pangan, ini jelas sangat menyesakkan karena pangan merupakan kebutuhan yang mau tidak mau harus dipenuhi. Meningkatnya harga pangan ini karena tidak lain dan tidak bukan berkurangnya produksi hasil pangan karena beberapa faktor penghambat seperti kekeringan dan gagal panen.
  • Udara Semakin Tidak Sehat
Dampak perubahan iklim lainnya adalah tingkat pencemaran udara yang tinggi sehingga membuat kualitas udara semakin tidak sehat. Perubahan iklim, global warming, pertumbuhan penduduk semakin meningkatkan permintaan akan energi. Sedangkan kita tahu bahwa energi dihasilkan dari bahan bakar fosil yang notabene mengelurkan emisi gas berupa kabon dioksida.
Nah itulah berbagai dampak perubahan iklim bagi kehidupan kita dimuka bumi ini. Semoga dengan adanya penjelasan singkat diatas dapat menggugah hati kita untuk bersama-sama berupaya menyelamatkan bumi ini dari kerusakan semisal terhadap fenomena seperti perubahan iklim dan global warming.
 
by: http://ipemanasanglobal.blogspot.com/2014/08/dampak-perubahan-iklim.html
Baca Selengkapnya →Berbagai Dampak Perubahan Iklim Bagi Kehidupan

APA YANG TERJADI JIKA SUHU DI BUMI MAKIN MEMANAS...??

Pemanasan Global bisa memicu terjadinya perubahan iklim yang ekstrem dan kepunahan bagi ekosistem planet Bumi.Kenaikan suhu 1ºC sampai 3ºC merupakan “titik puncak”, tetapi jika naik sampai pada 6 ºC maka peningkatan ini dapat menyebabkan kepunahan pada hampir semua kehidupan, termasuk manusia!.Sulit dibayangkan jika perilaku dari manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang tidak diharapkan.Inilah akibat yang akan terjadi pabila kenaikan suhu di bumi terus bertambah :
1. Kenaikan Suhu 1 Derajat :
Pada kenaikan suhu 1 derajat, bisa mengakibatkan Kutub Utara akan kehilangan es setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang mengakibatkan banyak penduduk menderita.
2. Kenaikan Suhu 2 Derajat :
Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global.
3. Kenaikan Suhu 3 Derajat :
Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan garis lintang.
4. Kenaikan Suhu 4 Derajat :
Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ºC.
5. Kenaikan Suhu 5 Derajat : 
Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai.
6. Kenaikan Suhu 6 Derajat :
Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang mampu bertahan hidup kecuali bakteri.

Untuk mencegah semua itu diperlukannya usaha bersama untuk mengatasi pemanasan  global. Tidak diragukan lagi bahwa pemanasan global tersebut timbul sebagai akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia yang tidak peduli akan keadaan lingkungannya dan berdasarkan analisis data, ada berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature dan pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.

KF-Koran Warga/v/BBC

https://www.facebook.com/notes/koran-fesbuk/apa-yang-terjadi-jika-suhu-di-bumi-makin-memanas/10150115501394532/
Baca Selengkapnya →APA YANG TERJADI JIKA SUHU DI BUMI MAKIN MEMANAS...??