Minggu, 22 Februari 2015

London, Anak tak peduli bahwa sayur dan buah adalah sumber makanan bergizi. Setahu mereka, rasanya tak enak atau bentuknya tak semenarik coklat maupun permen. Itulah sebabnya anak susah didorong untuk mengonsumsi sayuran.

Baca jugaLaki-laki Dewasa Lebih Susah Makan Sayur Dibanding Anak-anak 

"Perlu dipahami bahwa preferensi makanan seseorang itu terbentuk sejak kecil, dibiasakan oleh orang tua dari waktu ke waktu. Ketika ini sudah jadi pola makannya, mereka enjoy makan sehat, ada kemungkinan kebiasaan ini akan terbawa hingga besar," kata Dr Corinna Hawkes dari World Cancer Research Fund International.

Bahkan, lanjut Dr Hawkes, bukan tidak mungkin pola makan ini juga akan diturunkan ke anak cucunya kelak.

Namun Dr Hawkes memahami bahwa ada tantangan tersendiri untuk memperkenalkan sayur dan buah kepada anak. Untuk itu ia merekomendasikan trik lama, yakni dengan menyembunyikannya di dalam makanan.

Buah atau sayuran yang ingin diperkenalkan tinggal dipotong menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, kalau bisa dalam bentuk yang menarik.

Selain itu, usahakan agar potongan buah dan sayur ini dapat ditemukan oleh anak dengan mudah di manapun ia berada, semisal di rumah atau dijadikan bekal sekolah, sehingga ketika mereka butuh sesuatu untuk dimakan, pilihannya ada pada potongan buah dan sayur yang telah disediakan tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar